Assalamualaikum WR WB.
Bagaimana kalau suatu saat rekan muda mendapat pertanyaan mengenai apakah itu Islam? Mungkin rekan muda akan menjawab bahwa Islam itu ialah Isa, Subuh, Lohor, Asar, Magrib. Jadi Islam adalah sebuah singkatan dari kelima nama sholat wajib tersebut. Lalu mengapa Islam mewajibkan kita membayar zakat, Shalat dan perintah lainnya?Mungkin ada lagi rekan muda yang menjawab bahwa Islam adalah kelima rukun Islam tersebut: Syahadat, Sholat, Zakat, Shoum, dan Haji. Lalu mengapa Islam juga mengatur tentang jihad sampai mengatur bagaimana orang memasuki kamar kecil? Sebenarnya, seberapa luas aturan Islam itu?
Pengertian Dienul Islam
Pengertian Dienul Islam
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang Islam ada baiknya kita mengetahui pengertian Ad-Dien. Ad Dien seringkali diartikan dengan agama, walaupun tidak persis sama. Kata agama berasal dari bahasa sansekerta, A berarti tidak dan gama berarti rusak. Sedangkan Ad Dien adalah keyakinan (keimanan) tentang suatu zat ketuhanan (Illahiyah) yang pantas untuk menerima ketaatan dan ibadah (penyembahan). Pengertian ini adalah berdasarkan kejiwaan (psikologis) yang berarti keyakinan keagamaan. Adapun jika kita melihat dari sisi eksternal, maka Ad dien dapat dikatakan sebagai kumpulan hukum atau ketentuan idealis yang mendeskripsikan sifat-sifat dari kekuatan ilahiyah itu, kumpulan kaidah-kaidah praktis yang menggariskan cara beribadah kepadaNya. Pengertian ini mencakup agama secara apa adanya, meskipun agama itu berdiri atas kemusyrikan dan keberhalaan. Para ulama mendefinisikan Ad Dien dengan perkataan “ Ad Dien adalah peraturan ilahi yang mengendalikan orang-orang yang memiliki akal sehat secara sukarela kepada kebaikan hidup didunia dan keberuntungan di akherat.”
Dari asal katanya saja, Islam berbeda dengan agama-agama lain. Agama
lain biasanya namanya diambil dari nama Tuhan mereka atau tempat dimana agama itu dilahirkan atau dikembangakan, sebagai mana agama Budha berasal dari nam pendirinya, Budha Gautama dan agama Nasrani yang mengambil nama dari tempat Nazareth.
lain biasanya namanya diambil dari nama Tuhan mereka atau tempat dimana agama itu dilahirkan atau dikembangakan, sebagai mana agama Budha berasal dari nam pendirinya, Budha Gautama dan agama Nasrani yang mengambil nama dari tempat Nazareth.
Al Islam berasal dari kata sa-la-ma yang berarti selamat atau damai . Di dalam al Qur’an kata tersebut kemudian digunakan dengan beberapa tambahan atau perubahan, diantaranya :
1. Istislam (menyerahkan diri); Qs. 3 :83.Islam adalah sikap menyerah diri kepada Allah. Seluruh jiwa dan raga kita, haruslah kita serahkan pada Allah semata.
1. Istislam (menyerahkan diri); Qs. 3 :83.Islam adalah sikap menyerah diri kepada Allah. Seluruh jiwa dan raga kita, haruslah kita serahkan pada Allah semata.
2. Assalam (Keselamatan); Qs. 5:16.Islam adalah keselamatan. Baik selamat dunia maupun akhirat. Ajaran-ajaran Islam membawa keselamatan bagi hidup kita di dunia. Sayang, banyak orang menyangka ajaran Islam itu berat dilaksanakan yang pada akhirnya mereka enggan untuk melaksanakan ajaran Islam tersebut.
3. Assilmi (Damai). Qs. 2:208.Islam adalah agama yang damai. Islam datang ke dunia ini bukanlah untuk membawa kerusakan.
4. Assalim (Bersih) Qs. 26:88-89.Islam adalah agama yang bersih, sesuai dengan fitrah manusia. Ajarannya selalu menyerukan agar manusia membersihkan diri, baik jasmani maupun ruhani.Sedangkan menurut istilah (terminologis), Islam berarti tunduk dan berserah diri pada Allah baik lahir dan bathin dengan melaksanakan segala perintah-nya dan menjauhi larangan-Nya.Kemudian lafadz al-Islam ini menjadi nama dari dien dan peraturan yang diturunkan oleh Allah kepada Rasul-Nya, Muhammad saw. Akidah, yang tercermin dengan syahadatain dan rukun iman
v Ibadah, yang tercermin shalat, zakat, puasa, haji yang disebut rukun Islam
v Bangunan (Sistem) yangn tegak di atas rukun-rukun tersebut yang tercermin dengan seluruh sistem hidup Islam yang mencakup sistem politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, keamanan, akhlak dan lain-lain.
v Tiang-tiang penegak sebagai cara menegakkan Islam yang tercermin dengan jihad, amar ma’ruf nahi munkar, hukum serta sanksi-sanksi.
Ciri Khas Dienul Islam:Islam memiliki karakteristik yang antara lain:
1. Robbaniyah. (Bersumber dari Allah).Islam bukan hasil pemikiran manusia lho (Qs. 42:13). Islam berasal dari Dzat Yang Maha Tinggi, Yang Menciptakan Manusia sehingga ia membuat ajaran yang pas untuk manusia tersebut. Dan setiap ajaran Islam pun tak lepas dari tujuannya agar manusia beribadah kepada Allah. (QS. 51:56)
2. Insaniyyah ‘alamiyah. (Kemanusiaan yang universal). QS. 34:28 Islam diturunkan untuk seluruh umat manusia. Lain dengan agama nasrani dan yahudi yang diturunkan khusus untuk Bani Israel. Sebabnya banyak hamba sahaya yang masuk Islam pada zaman permulaan Islam disiarkan, banyak golongan kasta terendah masuk Islam pada zaman Islam masuk nusantara, banyak orang kulit hitam di Amerika yang masuk Islam, itu karena Islam tidak membedakan derajat manusia satu dengan yang lain berdasarkan fisik, dan Islam menerima perbedaan antara mereka.Selain itu, ajaran Islam tidak bertentangan dengan fitrah manusia. Tidak ada ajaran Islam yang melarang penganutnya untuk menikah, makan daging hewan, dll.
3. Syamil Mutakamil (lengkap dan mencakup). (QS. 68-69, 6:38)Ajaran Islam adalah ajaran yang paling lengkap. Pekerjaan yang paling kecil sekalipun,semisal masuk ke kamar kecil, di atur oleh Islam. Tak satu perbuatanpun yang dilakukan oleh manusia atau ucapan yang keluar dari mulutnya kecuali ajaran islam telah mempunyai sikap yang jelas. Entah itu memerintahkannya, melarangnya, menganjurkannya, tidak menyukainya atau memasukkannya dalam kelompok mubah semua bentuk tingkah laku moral, adat istiadat, perbuatan dari yang paling kecil sampai yang besar semuanya mendapat perhatian yang serius dari ajaran Islam. Bahkan hal-hal yang pelaksanaannya berdasarkan insting pun seperti makan, minum, tidur dan berpakaian islam sudah membuatkan aturan dan batas-batas moralnya.Semua hal yang mencangkup masyarakat dan individu, individu dengan individu masyarakat muslim dan non muslimm, kemudian semua problema yang menjadi kebutuhan hidup masyarakat manusia berupa politik ekonomi, administrasi dan lain-lain, semuanya dijelaskan oleh islam dengan benar dan lurus.
4. Al-Basathoh (mudah).Ajaran Islam itu mudah. Islam mudah berkembang di nusantara karena
upacara dalam Islam mudah dan tidak memerlukan prosedur yang rumit. Ketika ingin makan, Islam mengajarkan berdo’a terlebih dahulu. Itu mudah. Coba bayangkan kalau kita ingin makan harus berpantun dahulu. Seperti pantun orang minang : Nasi lah talatak, samba lah tahidang.
upacara dalam Islam mudah dan tidak memerlukan prosedur yang rumit. Ketika ingin makan, Islam mengajarkan berdo’a terlebih dahulu. Itu mudah. Coba bayangkan kalau kita ingin makan harus berpantun dahulu. Seperti pantun orang minang : Nasi lah talatak, samba lah tahidang.
5. Al-‘adalah. (Keadilan yang mutlak) QS. 5:8, 6:152, 4:135.Islam datang untuk menegakkan keadilan dan persamaan di tengah kehidupan manusia. Memelihara darah, kehormatan, dan akal manusia.
6. Tawazun (Seimbang). QS. 28:77.Ajaran Islam itu seimbang antara dunia dan akhirat, antara jasad dan ruh. Islam tidak menekankan ke salah satunya saja. Juga seimbang antara
kuliah/sekolah dan organisasi.
kuliah/sekolah dan organisasi.
7. Tsabat wa muruna (Perpaduan antara tetap dan menerima perubahan).Dalam ajaran Islam, ada hal-hal yang pokok (ushul) yang tidak berubah (tsabat). Walau mentari terbit di utara, walau indonesia masuk piala dunia, selamanya sholat wajib itu ada lima. Seperti itulah contoh yang tetap.Islam juga menerima perubahan selain dari yang ushul tersebut. Misalnya cara berkreasi dalam dakwah, di mana kini dakwah sudah masuk melalui seni.
Saking sempurnanyanya Islam, sampai seorang George Bernand Shaw berkata : ” Sejak dulu saya menghargai agama Muhammad karena vitalitasnya yang mengagumkan. Bagi saya, tampaknya hanya Islamlah satu-satunya agama yang memiliki kapasitas untuk berasimilasi terhadap perubahan tahap eksistensi manusia, yang membuat Islam tetap memiliki daya tarik yang kuat setiap abad. “
Seperti telah disebutkan di depan bahwa Islam membawa dan mengajak manusia menuju keselamatan dan kedamaian namun demikian banyak manusia yang sudah memeluk Islam belum bisa merasakan kenikmatan dan indahnya hidup bersama Islam hal ini terjadi karena banyak umat Islam yang belum melaksanakan Islam secara keseluruhan (Kaffah) Seperti yang ditegaskan Allah dalam surat Albaqarah : 208 “Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan.sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu”. Disamping itu banyak umat Islam yang belum mengenal Islam secara lebih mendalam dan kalau pun ada yang pengetahuan Islamnya banyak tetapi terkadang banyak yang tidak diamalkan, padahal Islam merupakan suatu sistem hidup yang bukan hanya pada tataran konsep tetapi harus direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
INDEX AYAT
| Indeks Ayat: | Referensi Bacaan |
| Pengertian Ad-dien 5:3, 12:40 Pengertian Islam - secara bahasa 5:16 - secara istilah 3:83 Karakteristik Dienul Islam - Rabbaniyah 42 : 13, 3 : 19 - Insaniyah 21:107, 34:28 - Syamil Mutakamil 2: 208 - Al Basathoh (mudah) 22:78 - Al’Adalah (adil) 6:152, 4:135 - Tawazun (seimbang) 28:77, hadist Pelaksanaan Islam sebagai sikap hidup - memperkuat keimanan 30:30 - meyakini dan menegakkan kebenaran 17 : 81 - Meyakini kehidupan yang kekal 3 : 14 - Mempercayai ketentuan takdir 57 : 22 Memperteguh Ukhuwah Islamiyah 49: 10-13 | ü Al Islam (Dr. Bustanudin Agus, MA) ü Al Islam (Said Hawa) ü Dasar – dasar Islam (Abdul A’la Al Maududi) ü Aqidah Islamiyah (Sayid Sabiq) ü Karakteristik konsepsi Islam (Sayyid Quthub) ü Muslim Kaffah (Musthafa Masyur) ü Muslimkah Anda ( Muhammad Quthub) ü 44 Persoalan penting tentang islam (Syekh M. Al Ghazali) |
Dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, seddiam nonumy eirmod tempor. invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadip- scing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. Lorem ipsum dolor sit amet, consetetur.
0 komentar:
Posting Komentar